Kumpulan Berita Politik Terbaru Viral Dan Panas

Iklan

Akhirnya Terungkap Diduga Sosok Anak Dudung Abdurachman yang Gagal Akmil, Picu Keretakan dengan Panglima TNI?

06 September, 2022, 6.9.22 WIB Last Updated 2022-09-05T18:01:41Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


 Akhirnya terungkap diduga sosok anak Dudung Abdurachman yang gagal Akademi Militer (Akmil).

Anak Dudung Abdurachman disebut gagal Akmil.

Dan hal itu disebut jadi pemicu keretakan hubungan antara Panglima TNI Andika Perkasa dan KSAD Dudung Abdurachman.

Diisukan hubungan Panglima TNI Andika Perkasa dan KSAD Dudung Abdurachman kini tak akur diduga pemicunya adalah anak Dudung Abdurachman yang gagal Akmil.

Berikut ini adalah penjelasan terkait sosok anak Dudung Abdurachman yang tak masuk Akmil Magelang.

Karena hal itulah dalam rapat DPR RI diungkap sebuah isu, bahwa Dudung Abdurachman selaku Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tak akur dengan Panglima TNI Andika Perkasa.

Hal itu diungkap oleh Effendi Simbolon, anggota Komisi 1 DPR RI Fraksi PDIP. Lantas, siapakah sosok anak Dudung Abdurachman yang tak lolos Akmil tersebut?.

Dilansir dari PortalJember.com, berikut ini profil anak Dudung Abdurachman yang tak masuk Akmil meski anak seorang KSAD.

Isu keretakan hubungan Panglima TNI Andika Perkasa dengan KSAD Dudung Abdurachman menguat setelah dibahas dalam rapat Komisi 1 DPR RI.

Namun sayang sekali dalam rapat tersebut KSAD tidak bisa hadir karena sedang kunjungan ke Kodam II Sriwijaya.

Tentu saja hal tersebut membuat isu yang berkembang di masyarakat semakin meluas.

Pasalnya, digaan keretakan hubungan antara Andika Perkasa dengan Dudung Abdurachman itu karena anak KSAD yang tak lolos Akmil.

Effendi Simbolon sendiri menanyakan langsung kepada Andika Perkasa. Menurutnya, meskipun seorang anak jenderal tidak bisa dipastikan langsung masuk Akmil.

"Ingin penjelasan dari Jenderal Andika dan penjelasan dari Jenderal Dudung ada apa terjadi disharmoni begini? Ketidakpatuhan, sampai urusan anak KSAD gagal masuk Akmil menjadi isu. Memangnya kalau anak KSAD kenapa? Emang harus masuk? Emang kalau anak presiden harus masuk?," kata Effendi.

Menurutnya, aturan dalam proses seleksi di Akmil harus diikuti oleh semua pihak termasuk anggota TNI itu sendiri.

"Kita harus tegas Pak. Saya lebih tua dari bapak-bapak semua, saya berhak bicara di sini. Jangan seperti ini kalau ketentuan mengatakan tidak, ya tidak," ungkapnya, dikutip Teras Gorontalo dari Portal Jember dengan judul: Siapa Anak Dudung Abdurachman yang Tak Masuk Akmil? Diduga Inilah Sosok Anak KSAD Tersebut

Lantas, siapakah anak Dudung Abdurachman yang tak lolos seleksi Akmil tersebut? Diketahui bahwa mantan Pangkostrad itu memiliki tiga orang anak.

Anak pertamanya berjenis kelamin perempuan bernama Nadine Aqmarina Setyaningsih. Anak pertama Dudung tersebut sudah menjadi seorang dokter gigi.

Sementara anak keduanya juga seorang perempuan dan dokter gigi bernama Nina Bonita Hasanah.

Maka diduga, bahwa anak ketiganya yang mendaftar ke Akmil. Anak ketiga tersebut berjenis kelamin laki-laki bernama Muhammad Tri Anjas Septiadi.

Itulah dugaan anak Dudung Abdurachman uang tak lolos Akmil Magelang, sehingga disebut sebagai penyebab hubungannya dengan Andika Perkasa tak harmonis.

Inilah Urutan Lengkap Pangkat TNI AD, AL dan AU dari Kopral sampai Jenderal

Seperti halnya profesi lain, Tentara juga memiliki jenjang karir sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diurutkan berdasarkan pangkatnya masing-masing.

Struktur jabatan dan pangkat TNI sebenarnya sudah ada sejak masih bernama TKR atau Tentara Keamanan Rakyat.

Surat Perintah Kepala Markas Tertinggi TKR (MTTKR) tertanggal 5 November 1945 yang ditandatangani Kepala Staf Markas Akbar Umum Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo menginstruksikan agar tanda pangkat seluruh barisan TKR disamakan.

Sejak Peraturan Pemerintah pada 1973 diiterbitkan, tanda kepangkatan untuk ketiga matra TNI (TNI AD, TNI AU, dan TNI AL) beserta Polri disetarakan.

Namun pada 2001, Polri dipisahkan dari TNI sehingga memakai tanda kepangkatan tersendiri.

Berikut urutan lengkap pangkat TNI untuk matra darat, laut, dan udara berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) pada 29 September 1997 dikutip dari TNI.mil.ID:

Urutan Pangkat TNI AD

1. Tamtama Struktur

Pangkat Tamtama terdiri atas tiga jenjang yaitu Prajurit Kepala (Praka), Prajurit Satu (Pratu), dan Prajurit Dua (Prada).

2. Tamtama Kepala

Tamtama kepala mempunyai tiga pangkat, yaitu Kopral Kepala (Kopka), Kopral Satu (Koptu), Kopral Dua (Kopda).

3. Bintara Struktur

Pangkat bintara terdiri atas empat jenjang yakni Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, dan Sersan Dua.

4. Bintara Tinggi

Jenjang pangkat bintara tinggi hanya ada dua yaitu Pembantu Letnan Satu (Peltu) yang ditandai dengan lambang dua garis bergelombang, dan Pembantu Letnan Dua (Pelda) dengan lambang satu garis bergelombang.

5. Perwira Pertama

Pangkat perwira pertama terbagi dalam tiga jenjang yaitu pangkat tertinggi Kapten yang ditandai dengan tiga garis, kemudian Letnan Satu (Lettu) dua garis, dan Letnan Dua (Letda) satu garis.

6. Perwira Menengah

Pangkat untuk perwira menengah dibagi dalam tiga jenjang. Kolonel yang ditandai dengan tiga melati emas, Letnan Kolonel (Letkol) dengan dua melati emas, dan Mayor dengan satu melat emas.

7. Perwira Tinggi

Pangat perwira tinggi (Pati) TN AD terbagi empat jenjang. Pada jenjang tertinggi adalah Jenderal, ditandai dengan empat bintang.

Berturt-turut di bawahnya yaitu Letnan Jenderal dengan tiga bintang, Mayor Jenderal dengan dua bintang, dan Brigadir Jenderal dengan satu bintang.

Urutan Pangkat TNI AL

1. Tamtama Struktur

Kepangkatan Tamtama TNI AL ditandai dengan tanda pangkat berupa garis lurus yang terdiri atas tiga jenjang, yaitu Kelasi Kepala, Kelasi Satu, dan Kelasi Dua.

2. Tamtama Kepala

Tamtama kepala mempunyai tiga pangkat, yaitu Kopral Kepala (Kopka), Kopral Satu (Koptu), Kopral Dua (Kopda).

3. Bintara Struktur

Pangkat bintara ada empat yaitu Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, dan Sersan Dua.

4. Bintara Tinggi

Seperti TNI AD, pangkat bintara tinggi TNI AL hanya ada dua, yaitu Pembantu Letnan Satu (Peltu) yang ditandai dengan lambang dua garis bergelombang dan Pembantu Letnan Dua (Pelda) dengan lambang satu garis bergelombang.

5. Perwira Pertama

Kepangkatan untuk perwira pertama terbagi dalam tiga jenjang yaitu pangkat tertinggi Kapten yang ditandai dengan tiga garis, kemudian Letnan Satu (Lettu) dua garis, dan Letnan Dua (Letda) satu garis.

6. Perwira Menengah

Kepangkatan untuk perwira menengah dibagi dalam tiga jenjang yaitu Kolonel yang ditandai dengan tiga melati emas. Kemudiain Letnan Kolonel (Letkol) dengan dua melati, dan Mayor dengan satu melati.

7. Perwira Tinggi

Perwira tinggi (Pati) TNI AL juga memiliki empat jenjang pangkat. Pangkat tertinggi yakni Laksamana, ditandai dengan empat bintang.

Berturut-turut di bawahnya yaitu Laksamana Madya (Laksdya) dengan tiga bintang, Laksamana Muda (Laksda) dengan dua bintang, dan Laksamana Pertama (Laksma) dengan satu bintang.

Urutan Pangkat TNI AU

1. Tamtama Struktur

Pangkat Tamtama terdiri atas tiga jenjang yaitu Prajurit Kepala (Praka), Prajurit Satu (Pratu), dan Prajurit Dua (Prada).

2. Tamtama Kepala.

Tamtama kepala mempunyai tiga pangkat, yaitu Kopral Kepala (Kopka), Kopral Satu (Koptu), Kopral Dua (Kopda).

3. Bintara Struktur

Pangkat bintara ada empat tingkat, yaitu Sersan Mayor, Sersan Kepala, Sersan Satu, dan Sersan Dua.

4. Bintara Tinggi

Bintara tinggi TNI AU juga hanya punya dua pangkat, yaitu Pembantu Letnan Satu (Peltu) yang ditandai dengan lambang dua garis bergelombang dan Pembantu Letnan Dua (Pelda) dengan lambang satu garis bergelombang.

5. Perwira Pertama

Kepangkatan untuk perwira pertama TNI AU terbagi dalam tiga jenjang yaitu pangkat tertinggi Kapten yang ditandai dengan tiga garis, kemudian Letnan Satu (Lettu) dua garis, dan Letnan Dua (Letda) satu garis.

6. Perwira Menengah

Pangkat untuk perwira menengah TNI AU dibagi dalam tiga jenjang yaitu Kolonel yang ditandai dengan tiga melati emas. Kemudiain Letnan Kolonel (Letkol) dengan dua melati, dan Mayor dengan satu melati.

7. Perwira Tinggi

Pangkat perwira tinggi TNI AU terbagi dalam empat jenjang. JJenjang paling tinggi adalah Marsekal yang ditandai dengan empat bintang, di bawahnya bertutut-turut Marsekal Madya (Marsdya) dengan tanda pangkat tiga bintang, Marsekal Muda (Marsda) dengan dua bintang, dan Marsekal Pertama (Marsma) satu bintang.

Pangkat Kehormatan

PP 1997 juga menambahkan pangkat kehormatan bagi perwira tinggi di tiga matra TNI yang ditandai dengan tanda pangkat lima bintang.

Pangkat kehormatan di TNI AD disebut Jenderal Besar, Laksamana Besar untuk TNI AL dan Marsekal Besar untuk TNI AU.

Hingga kini, baru TNI AD yang memberikan pangkat kehormatan kepada perwira tingginya.

Ada tiga nama yang memperoleh pangkat sebagai jenderal besar. Mereka adalah Jenderal Besar Soedirman, Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, dan Jenderal Besar Soeharto.

***

Editor: Siti Nurjanah

Sumber: Portal Jember tni.mil.id

Komentar

Tampilkan

Terkini

olahraga

+